Agroforestry Sacha Inchi & TOGA

Core Program Plukenesia
Agroforestry Sacha Inchi yang dikombinasikan dengan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) merupakan mesin penggerak utama Plukenesia dalam membangun lingkungan lestari, ekonomi petani, inovasi industri, dan kesejahteraan masyarakat.

Desain Sistem Agroforestry

  • Tanaman utama: Sacha Inchi (sumber minyak nabati bernilai tinggi)
  • Tanaman sela TOGA: kunyit, jahe, temulawak, sereh, daun kelor, dan tanaman obat lokal lainnya
  • Pola tanam: multistrata, konservasi tanah & air
  • Lokasi: lahan masyarakat, lahan marginal, dan lahan pascatambang

Rantai Nilai & Dampak

Lahan & Petani → Panen Berkelanjutan → UKM Hilir → Riset & Standardisasi → Industri Manufaktur Hijau → Produk Bernilai Tambah & Energi Terbarukan

KPI ESG (Key Performance Indicators)

Environmental (E)

  • Luas lahan agroforestry (ha)
  • Jumlah pohon/tanaman produktif
  • Penurunan emisi karbon & rehabilitasi lahan
  • Pengelolaan limbah & by-product biomassa

Social (S)

  • Jumlah petani & keluarga penerima manfaat
  • Peningkatan pendapatan petani (%)
  • Jumlah UKM & tenaga kerja lokal terlibat
  • Program pelatihan & transfer teknologi

Governance (G)

  • Jumlah mitra industri & offtaker
  • Kontrak kemitraan & koperasi petani
  • Pelaporan ESG berbasis bukti (foto/video)
  • Audit internal & eksternal

Relevansi untuk Perusahaan

Model ini sangat relevan untuk industri kosmetik, farmasi, herbal, pertambangan, energi, dan BUMN sebagai CSR jangka panjang yang produktif, terukur, dan berkelanjutan.

Diskusikan Program Agroforestry Kembali ke CSR

Target KPI Kuantitatif (Contoh 3–5 Tahun)

Environmental (E)

  • Luas agroforestry: 100–500 ha
  • Jumlah tanaman produktif: 200.000–1.000.000 pohon
  • Rehabilitasi lahan pascatambang/lahan marginal: 50–300 ha
  • Estimasi serapan karbon: 5.000–25.000 ton CO₂e
  • Produksi biomassa/by-product untuk energi terbarukan: 500–2.500 ton/tahun

Social (S)

  • Petani & keluarga penerima manfaat: 1.000–5.000 keluarga
  • Peningkatan pendapatan petani: +30–100%
  • UKM & koperasi terlibat: 50–200 unit
  • Tenaga kerja lokal tercipta: 2.000–10.000 orang
  • Program pelatihan & sertifikasi: 100–500 kegiatan

Governance (G)

  • Mitra industri & offtaker: 5–20 perusahaan
  • Kontrak kemitraan/koperasi petani: 50–150 kontrak
  • Laporan ESG & Sustainability Report terbit: 1 laporan/tahun
  • Audit & verifikasi independen: tahunan

Catatan: Target bersifat indikatif dan dapat disesuaikan dengan skala CSR masing-masing perusahaan.