Mengukur Kesiapan secara Transparan
Plukenesia menggunakan pendekatan tingkat kesiapan teknologi untuk membantu peneliti dan mitra memahami posisi setiap inovasi, bukti yang telah tersedia, risiko yang masih harus dijawab, dan tahapan menuju pemanfaatan.
Tahapan Kesiapan
- Eksplorasi: identifikasi kebutuhan, bahan, aktivitas biologis, dan peluang aplikasi.
- Karakterisasi: penetapan identitas, mutu, profil kimia, sifat fisikokimia, dan parameter kritis.
- Preformulasi: kajian kelarutan, stabilitas, kompatibilitas, serta pemilihan platform teknologi.
- Formulasi: optimasi komposisi, proses, spesifikasi, dan prototipe.
- Validasi laboratorium: evaluasi mutu, stabilitas, keamanan awal, dan kinerja.
- Praklinik dan pembuktian konsep: penguatan bukti efektivitas dan keamanan sesuai kebutuhan produk.
- Validasi pengguna atau klinik: dilakukan secara etis, terencana, dan sesuai kategori produk.
- Scale-up: transfer proses dari laboratorium ke skala pilot dan manufaktur.
- Regulasi dan standardisasi: penyusunan dokumen mutu, klaim, keamanan, serta pemenuhan persyaratan izin edar.
- Komersialisasi dan pemantauan: produksi, distribusi, evaluasi pasar, dan perbaikan berkelanjutan.
Gerbang Keputusan
Setiap perpindahan tahap mempertimbangkan kekuatan bukti, reprodusibilitas, keamanan, biaya, ketersediaan bahan, perlindungan kekayaan intelektual, kebutuhan regulasi, serta potensi pasar.
Informasi pada Setiap Inovasi
- masalah dan kebutuhan pengguna;
- solusi dan keunggulan teknologi;
- bukti ilmiah yang tersedia;
- status prototipe dan kesiapan manufaktur;
- status paten, merek, dan regulasi;
- kebutuhan validasi berikutnya;
- bentuk kolaborasi yang dibuka.
Kerangka ini membantu mencegah klaim yang terlalu dini sekaligus mempercepat inovasi yang benar-benar siap untuk dilanjutkan.
