1998–2003 — Belajar dan Membangun Kompetensi

Fase penguatan dasar keilmuan, metodologi penelitian, dan kompetensi farmasetika yang menjadi fondasi pengembangan bahan alam serta teknologi formulasi.

2003–2010 — Riset Dasar

Eksplorasi sifat bahan, mekanisme, karakterisasi, dan dasar sistem penghantaran obat. Pada tahap ini dibangun budaya ketelitian ilmiah dan pembimbingan peneliti muda.

2010–2019 — Riset Translasional

Riset berkembang menuju pemecahan masalah formulasi, peningkatan kelarutan dan stabilitas, teknologi nano, serta pengembangan kandidat bahan aktif dan sediaan.

2019–2024 — Hilirisasi

Hasil penelitian mulai diterjemahkan menjadi prototipe, paten, merek, produk, kerja sama industri, pendampingan UMKM, serta integrasi rantai pasok.

2024–Sekarang — Komersialisasi dan Perluasan Dampak

Fokus bergerak pada standardisasi, scale-up, regulasi, uji manfaat, penguatan manufaktur, akses pasar, investasi, CSR berbasis riset, agroforestri, dan perluasan jejaring.

Ke Depan

Plukenesia diarahkan menjadi platform pengetahuan dan kolaborasi yang mempercepat lahirnya inovasi Indonesia yang aman, bermutu, berkhasiat, kompetitif, dan berkelanjutan.